NUKILAN.ID | IDI RAYEUK — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., kembali melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor pada Rabu (10/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan di dua kecamatan, yakni Gampong Tok Blang di Kecamatan Julok serta Gampong Blang Nie, Gampong Matang Rayeuk, dan Gampong Alue Buloh Dua di Kecamatan Simpang Ulim.
Dilansir NUKILAN.ID dari video dalam media sosialnya, kedatangan politikus muda Partai Aceh itu disambut hangat dan penuh antusias oleh para pengungsi. Suasana berbeda terasa dibandingkan dengan beberapa lokasi pengungsian yang sebelumnya dikunjungi. Warga tampak menyambut kehadiran bupati dengan penuh keakraban, menyampaikan langsung berbagai keluhan tanpa sekat.
Di lokasi pengungsian, Al-Farlaky terlihat berbaur dengan masyarakat, mendengarkan satu per satu persoalan yang mereka hadapi sejak bencana melanda.
Selain memantau kondisi logistik, bupati juga memastikan kesehatan para pengungsi. Dalam kunjungan tersebut, ia turut membawa dokter relawan dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu warga Aceh Timur.
Bupati menyampaikan bahwa sejumlah anak di pengungsian mulai mengalami gangguan kesehatan, seperti demam, batuk pilek, hingga muntah dan mencret.
“Mereka kami berikan obat yang kami suplai, sekaligus kita gandeng dokter-dokter relawan yang ada,” ujar Bupati.
Ia juga menyalurkan berbagai kebutuhan pokok sebagai bagian dari penanganan darurat bagi warga terdampak.
Dalam kesempatan itu, Al-Farlaky menegaskan pentingnya ketelitian dalam pendataan korban banjir dan kerusakan di seluruh gampong. Ia menginstruksikan para camat untuk memastikan data yang dikumpulkan benar-benar akurat.
“Data ini akan membantu saya menjawab dan menyampaikan laporan kepada Presiden, Gubernur, kementerian, dan publik. Jika datanya salah, semuanya akan fatal,” tegasnya.
Bupati mengaku memilih turun langsung ke lapangan dibandingkan hanya menunggu laporan di kantor, agar dapat memastikan kondisi warga di berbagai titik terdampak.
“Kita terus bergerak ke berbagai pelosok Aceh Timur. Kita tidak ingin ada warga yang lapar, tidak ingin ada warga yang sakit. Karena itu, kami hadir langsung, tidak hanya duduk di kantor,” tutup Bupati Al-Farlaky. (XRQ)
Reporter: AKIL

