Lebaran Idul Fitri 2024 Diperkirakan Jatuh pada 10 April, Pemerintah Tetap akan Gelar Sidang Isbat

Share

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bulan Ramadhan sudah memasuki pertengahan, lalu kapan lebaran Idul Fitri 2024?

Untuk tahun ini, lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1445 H atau 2024 diperkirakan akan jatuh pada 10 April 2024.

Menurut Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Lebaran Idul Fitri 2024 sudah hampir bisa dipastikan jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Meski demikian Pemerintah tetap akan menggelar sidang isbat untuk penentuan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 1445 H pada Selasa, 9 April 2024.

Sementara PP Muhammadiyah sebelumnya sudah mengumumkan Lebaran Idul Fitri 1445 H akan jatuh pada Rabu 10 April 2024.

Usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2024 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Muhadjir mengatakan bahwa Idulfitri dipastikan pada tanggal 10 April 2024.

“Kemudian Idulfitri hampir bisa dipastikan jatuh tanggal 10 April 2024. Nanti kalau ada pertanyaan silakan ditanyakan ke pak Wakil Menteri Agama,” ujar Muhadjir.

Sedangkan puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 5-8 April 2024, lalu puncak arus balik pada 13-16 April 2024.

“Puncak mudik diperkirakan akan terjadi tanggal 5 sampai 8 April 2024. Arus balik diperkirakan akan terjadi tanggal 13 sampai 16 April 2024,” kata dia.

Untuk prediksi jumlah pemudik pada tahun ini, ucap Muhadjir, sebanyak 193 juta orang.

“Jumlah pemudik berdasarkan hasil survei diprediksi akan sekitar 193 juta atau terdapat kenaikan 50 persen dibanding mudik tahun lalu,” tuturnya.

“Nanti pak menteri perhubungan bisa memberikan penjelasan secara jauh,” lanjut Muhadjir.

Di sisi lain, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki, memastikan penentuan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 1445 H akan dilakukan sidang isbat pada 9 April 2024.

“Untuk sidang isbat tetap kami laksanakan pada tanggal 9 April 2024 dengan mempertimbangkan posisi ketinggian hilal saat itu berkisar antara 4 derajat 52,7 menit sampai dengan 7 derajat 37,8 menit.

“Dan elongasi  berkisar antara 8 menit, 23,08 derajat, 23,68 menit sampai dengan 10 derajat 12,94 menit.

Nah berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) bahwa telah disepakati kondisi seperti itu memenuhi kriteria visibilitas hilal yaitu setinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6 koma derajat,” kata dia.

Prediksi Idul Fitri Serentak

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Thomas Djamaluddin memprediksi, Idul Fitri 1445 Hijriah akan jatuh pada Rabu (10/4/2024).

Menurutnya, selama ini analisis awal Syawal atau Idul Fitri menggunakan hisab global dengan melihat garis tanggal sesuai kriteria yang digunakan.

Indonesia juga mengacu pada kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yang menetapkan posisi bulan minimal berada pada tiga derajat di atas ufuk dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Menurut data yang ia peroleh dari aplikasi Accurate Hijri Calendar oleh Dr. Abdurro’uf, pada Selasa (9/4/2024) saat Maghrib, tinggi bulan di seluruh wilayah Indonesia sudah lebih dari tiga derajat.

Sementara itu, sudut sudut elongasi geosentrik di wilayah Indonesia sudah lebih dari 6,4 derajat.

“Artinya, pada 9 April nanti sudah memenuhi kriteria awal Syawal berdasarkan kriteria MABIMS,” ungkap Thomas pada Senin (18/3/2024) dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, posisi bulan pada 9 April mendatang juga sudah berada di atas ufuk, yang artinya sudah sesuai dengan kriteria lainnya.

“Maka awal Syawal atau Idul Fitri 1445 Hijriah secara hisab, akan jatuh pada Rabu (10/4/2024),” ujarnya.

Thomas juga menuturkan bahwa Idul Fitri 1445 Hijriah kemungkinan akan memiliki waktu yang bersamaan antara PP Muhammadiyah dengan ketetapan yang diambil oleh Pemerintah RI.

Dikutip dari KOMPAS.id, PP Muhammadiyah sudah mengeluarkan maklumat yang menyatakan bahwa 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 1445 H jatuh pada Rabu (10/4/2024).

Editor: Akil Rahmatillah

Read more

Local News