Friday, 6 November 2026 Banda Aceh 30°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Hukum

Pemerintah Aceh Desak Insiden Bentrok di Tiro Pidie Diproses Melalui Jalur Hukum

Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (Mualem) bersama Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh). (Foto: For Nukilan)
Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (Mualem) bersama Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh meminta insiden bentrokan antara warga dan aparat keamanan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, diselesaikan melalui jalur hukum.

Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (Mualem) bersama Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh) turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang warga dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/11/2026) sore tersebut.

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan senjata api. Dalam sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial, juga terdengar suara letusan senjata api saat insiden berlangsung.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah menginginkan agar penanganan peristiwa tersebut dilakukan melalui proses hukum dengan tetap memperhatikan upaya menjaga perdamaian di Aceh.

Pernyataan itu disampaikan Nurlis kepada awak media pada Kamis (5/11/2026).

“Tentu penanganan secara hukum. Ada korban jiwa dari masyarakat sipil, ada korban yang terluka juga dari masyarakat sipil,” kata Nurlis.

Ia menjelaskan, Mualem dan Dek Fadh telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Keduanya menyampaikan keprihatinan serta duka mendalam kepada keluarga korban atas insiden yang mengakibatkan jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.

Selain mendorong penyelesaian melalui jalur hukum, Pemerintah Aceh juga mengimbau seluruh pihak agar menahan diri dan tidak menggunakan tindakan kekerasan dalam menyikapi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Keselamatan warga harus menjadi prioritas agar insiden serupa tidak kembali terjadi,” ujar Nurlis.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta polemik terkait pengibaran Bendera Bintang Bulan diselesaikan secara bermartabat tanpa menimbulkan korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News